Dua warga Loteng ditangkap, diduga Produksi Obat-Obatan berbahaya -->

Sosial Media

Dua warga Loteng ditangkap, diduga Produksi Obat-Obatan berbahaya

7/22/2021, Thursday, July 22, 2021
Foto: Tersangka dan Barang Bukti Obat-obatan yang diduga diproduksi kedua tersangka


Mataram
- dua tersangka Pengedar Obat-Obatan berbahaya berhasil dibekuk Tim II Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB di Salah satu perumahan di Wilayah Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, Selasa lalu 20/7/2021.


Kedua tersangka tersebut yakni RJ dan TW warga Asal Desa Pengenjek Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah.


Wadir Resnarkoba Polda NTB AKBP Erwin Ardiansyah, S.I.K., MH, Mengatakan Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima petugas Ditresnarkoba Polda NTB pada tanggal 15/7/2021 bahwa salah satu rumah di perumahan wilayah Lingsar sering terjadi penyalahgunaan narkotika, dan diduga sebagai tempat memproduksi, menyimpan dan mengedarkan barang farmasi/obat yang tidak memiliki izin edar.


"Setelah mendapatkan informasi A1 tim ops langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka di kontrakan nya ( BTN diwilayah Lingkar)  dan melakukan penggeledahan di sekitar TKP." Ungkap Erwin Rabu, 21/7/2021 di Mapolda NTB.


Dari hasil penggeledahan tim Ops yang di pimpin Katim 2 Ipda I Made Mas Mahayuna, SH menemukan 1buah pipet kaca yang berisi kristal putih yang diduga sabu, 2 buah bong lengkap + pijet, satu buah korek api gas + kompor, 2 buah Hp android, satu buah dompet, satu buah buku tabungan BRI, 1 buah kotak hitam, 1 buah cetakan untuk oplosan obat-obatan, satu buah dus besar berisi obat Tremadol tablet 7.500 biji, Tremadol kapsul 2.500 biji, Trihexyphenidil 20.000 Butir + 3000 butir cangkang kapsul kosong berwarna hijau kuning serta satu buah plastik hitam."ungkap Erwin".


"Barang hasil penggeledahan tersebut telah kami amankan untuk dijadikan sebagai Barang Bukti,".Kata Erwin


Kepada kedua pelaku di jerat dengan pasal 196 ancaman hukuman nya 10 tahun dan Pasal 197 ancamannya 15 tahun.

TerPopuler