Kisah Malaikat yang dipatahkan Sayapnya karena tidak bersholawat kepada Rasulullah SAW -->

Sosial Media

Kisah Malaikat yang dipatahkan Sayapnya karena tidak bersholawat kepada Rasulullah SAW

3/01/2021, Monday, March 01, 2021


Khazanah Islam
- membaca Sholawat merupakan Aktualisasi Kecintaan ummat Islam Kepada Rasulullah SAW dengan pengharapan mendapat Syafaat dan Ampunan dari Allah SWT dihari kiamat kelak.


Perintah bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW telah diterangkan Allah SWT. dalam Alqur'an Surat Al-Ahzab.


“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzaab: 56).


balasan atas orang yang bershalawatpun telah dijelaskan dalam Hadits Nabi SAW.


“Siapa saja yang bershalawat kepadaku sekali, niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali,” (HR Muslim).


dalam kitab Mukasyafatul Qulub Karangan Imam Ghazali dikisahkan tentang Seorang Malaikat yang mendapat hukuman  dipatahkan Sayapnya dan diasingkan karena tidak bersholawat pada saat Rasulullah SAW melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat dari Allah SWT.


dikishakan, Malaikat Jibril melaporkan kepada Rasulullah SAW dengan berkata,

 

“Ya Rasulullah SAW, aku telah melihat ada seorang malaikat langit berada di atas singgasananya. Di sekitarnya terdapat 70.000 malaikat berbaris melayaninya. Pada setiap hembusan nafasnya, Allah SWT menciptakan darinya seorang malaikat. Dan sekarang ini kulihat malaikat itu berada di atas Gunung Qaaf dengan sayapnya yang patah dan sedang menangis." ungkap Malaikat Jibril melapor kepada Rasulullah SAW.


Jibril As kembali melanjutkan, Ketika dia melihatku, dia berkata, “

Adakah engkau mau menolongku?” 

Aku berkata, “Apa salahmu?

”Dia berkata, “Ketika aku berada di atas singsana pada malam Mi’raj, lewatlah padaku Muhammad Kekasih Allah. Lalu aku tidak berdiri menyambutnya dan Allah menghukumku dengan hukuman ini, serta menempatkanku di sini seperti yang kau lihat.” Ungkap Malaikat itu menjelaskan Jibril As sembari Menangis menyesali perbuatannya.


Mendengar penjelasan malaikat tersebut, Jibril as kemudian bersimpuh merendahkan diri di hadapan Allah SWT Memohonkan pertolongan untuk malaikat tersebut.


Maka Allah SWT berfirman: 


"Hai Jibril, katakanlah agar dia membaca shalawat atas kekasihKu, Muhammad SAW."


Mendengar perintah Allah tersebut malaikat Jibrilpun menyampaikannya kepada malaikat malang itu untuk segera bersholawat kepada Baginda Rasulullah SAW.

 

dan seketika malaikat tersebut mengucapkan Shalawat kepada Rasulullah SAW, dan Allah SWT memberikan ampunan kepadanya, kemudian menumbuhkan kembali sayapnya dan mengembalikannya ke singgasananya.


Sholawat juga merupakan Ibadah yang tidakakan pernah ditolak Allah SWT, sebagaiman yang diterangkan Sayyid Bakri bin Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, dalam Kitab Kifayatul Atqiya wa Minhajul Ashfiya


"Semua amal ibadah berpotensi diterima dan ditolak Allah kecuali shalawat nabi SAW karena ibadah shalawat dipastikan penerimaannya sebagai bentuk penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW. Ijma’ ulama menghikayatkan masalah ini,”

TerPopuler