Breaking News

6/recent/ticker-posts

Warga NW datangi Pemilik Akun Facebook yang diduga menghina NW

Foto: Warga NW saat meminta Klarifikasi kepada pemilik Akun Facebook Abu Zubair Abdullah di Desa Banyu Urip, Kecamatan Gerung

Lombok Barat- Puluhan Warga Nahdlatul Wathan Mendatangi Pemilik Akun Facebook dengan Nama Abu Zubair Abdullah di Desa Banyu Urip Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Sabtu, 7/11.


Akun Facebook dengan Nama Abu Zubair Abdullah diduga telah menghina Organisasi NW melalui Postingan Komentarnya di Media Sosial Facebook.


"Perasaan, Orang-Orang NW yang melak-melak (Rakus.red) , lihat aja kiyainya, Gembro-Gembrot" Bunyi Postingan Akun Facebook Abu Zubair Abdullah 

Screenshot Komentar Akun Abu Zubair Abdullah yang diduga menghina Organisasi NW


"Ini penghinaan dan kami merasa tersinggung dengan Postingan Komentar itu" Ungkap H. Dimyati, Juru Bicara Warga NW yang hadir saat itu.


Terkait Postingan itu, Warga NW kemudian datang ke Desa Banyu Urip, yang belakangan diketahui tempat Domisili pemilik Akun Facebook dengan nama Abu Zubair Abdullah.


"Kami datang kesini untuk meminta Klarifikasi terkait Postingan Orang itu di Facebook, setelah kami telusuri, Informasinya Orang ini, tinggal disini" Ujarnya


Kedatangan Warga NW tersebut difasilitasi Pemerintah Desa Banyu Urip dengan menghadirkan sejumlah pihak terkait termasuk Pemilik Yayasan Nurul Huda yang diduga tempat Si pemilik akun mengajar, hingga Babinsa Desa Banyu Urip.


"Pemerintah Desa memfasilitasi Pertemuan, kami Hadirkan si pemilik Akun termasuk juga Pimpinan yayasan dan Babin disini" Kata Penjabat Kepala Desa Banyu Urip, Idham QH.


Dalam pertemuan tersebut, Warga NW mempertanyakan Motif dari pemilik akun Abu Zubair Abdullah yang diketahui bernama Asli Jaelani memposting Komentar yang dinilai menghina Tuan Guru dan Warga NW.


"Postingan ini kan telah menjurus kepada Organisasi dan telah melukai hati warga NW secara keseluruhan, Tokoh-tokoh kami ini yang secara Ikhlas membina dan membimbing Masyarakat tanpa kenal lelah dikomentari dengan Bahasa yang sangat Kasar, tentu hal ini membuat kami Keberatan" Ungkap Dian Saswadi, Salah seorang Warga NW yang hadir dalam pertemuan tersebut.


Sementara itu, Jaelani si pemilik Akun mengklarifikasi terkait Postingannya, Kronologinya bermula saat ia saling sahut dengan akun Facebook lainnya dilaman Komentar Media Sosial Facebook.


"saya cuman membalas Komentar yang semisal dengan teman saya itu, dan saya tidak menduga akan meluas seperti ini" Ujarnya


Jaelani mengaku, Komentar yang ditulis tersebut dilakukan secara Sadar, dan memohon Maaf atas apa yang telah dilakukannya.


"Saya melakukannya secara Sadar dan kepada seluruh Warga NW, saya minta Maaf yang sebesar-besarnya terkait Komentar saya yang tidak Pantas itu, dan saya berjanji tidak akan mengulanginya kembali" katanya


Meski sudah bertemu dan pelaku telah meminta Maaf, Warga NW akan tetap menempuh jalur Hukum dengan Melaporkan permasalahan tersebut ke Kepolisian.


"Permasalahan ini akan tetap kita laporkan, berkas-berkas Pelaporan akan segera kami lengkapi, Hal ini kami lakukan supaya menjadi pembelajaran untuk yang lainnya agar lebih Bijak dalam menggunakan Media Sosial" Tandas Jubir Warga NW, H. Dimyati


Post a Comment

0 Comments