Breaking News

6/recent/ticker-posts

Bupati Lobar Tinjau Korban Bencana Puting Beliung Desa Badrain

Foto; Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid saat mengunjungi Korban Bencan puting Beliung di Desa Badrain, Lombok Barat

Lombok Barat- Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid meninjau lokasi korban angin puting beliung di Desa Badrain, Kecamatan Narmada. Kunjungan tersebut sekaligus memberikan bantuan di masa tanggap darurat.

Bupati Lobar, Fauzan Khalid bersama rombongan setiba di lokasi langsung menyisir satu demi satu rumah korban. Pihaknya ingin melihat lebih dekat seperti apa kerusakan yang dialami warga, Kamis 1/10.

"Setelah menerima kabar ada musibah angin puting beliung di Desa Badrain, kami hari ini meninjau dan memastikan kondisi rumah warga," ungkapnya.

Dia menyebut beberapa titik di Desa Badrain selalu langganan musibah angin puting beliung. Kondisi serupa juga dialami oleh desa di Kuranji dan Lembar.

"Kita akan bantu untuk memperbaiki rumahnya, sesuai dengan kebiasaan kita untuk menyiapkan semua material yang dibutuhkan," tuturnya.

Dia meminta masyarakat waspada, berdoa dan bersabar dalam menghadapi musibah ini.

"Hari ini kita serahkan bantuan pokok dulu seperti makanan, terpal, selimut dan tikar Kalau untuk perbaikan rumah lagi dihitung berapa kebutuhannya, mudahan hari ini atau besok sudah mulai dikerjakan," terangnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Lobar Mahnan menuturkan, mendapatkan informasi bencana alam angin pitung beliung itu terjadi kemarin. Pada saat itu ia langsung turun bersama anggota dan memang benar ada kejadian itu.

Pada saat itu, dia mengambil langkah-langkah mulai dari melakukan meminalisir kerusakan dan kerugian material akibat bencana alam angin pitung beliung.

"Untuk tadi malam bentuk tanggap darurat terhadap bencana angin pitung beliung ini, sudah kita berikan bantuan dalam bentuk makanan, terpal, selimut dan tikar," katanya.

Pada hari ini kata dia, mendampingi Bupati untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Untuk masa tanggap darurat terhadap bencana alam angin pitung beliung ini dipastikan berlangsung selama 14 hari.

Terpisah Kades Badrain Romi Purwandi mengatakan, dari 47 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya rusak di dua dusun. Di Dusun Medain Barat ada 6 rumah rusak berat, 9 rumah rusak sedang dan 26 rumah rusak ringan.

Sementara di Dusun Medain Timur, lanjutnya, ada 3 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang dan 4 rumah.rusak ringan.

"Di desa kami ini tidak hanya kali ini terjadi bencana alam angin puting beliung, tetapi setiap tahun. Dulu juga pernah terjadi dua tahun silam," akunya.

Dia berharap, dengan kejadian ini ke depan akan berkoordinasi untuk mendesign dengan pola atap rumah warga. Ini karena sejak gempa tahun 2018 sebagian mereka atap rumahnya menggunakan spandek yang retan cepat rusak akibat angin puting beliung.

"Penanganan lanjutan untuk bisa membantu warga kami yang atap rumahnya yang rusak berat ini bisa dibantu, termasuk juga yang rusak sedang dan ringan," harapnya.

Post a Comment

0 Comments