Breaking News

6/recent/ticker-posts

Covid-19 Masih berkeliaran, Gerakan Sadar Masker Selamatkan Indonesia dikebut

Foto; Menko PMK Muhadjir Effendy saat Kampanye Gerakan Sadar Masker di Kuta Mandalika Lombok Tengah

Lombok Tengah- Penyebaran Covid-19 Kian mengkhawatirkan, guna menyelamatkan rakyat dari penyebaran virus mematikan tersebut, penggunaan masker digadang menjadi salah satu cara paling efektif untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Kamis (27/08) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan kampanye Gerakan Sadar Masker dengan mengajak seluruh aparat, pejabat sipil, TNI/Polri, maupun para tokoh dan masyarakat.

"Sesuai Instruksi Presiden, saya ingin mengajak seluruh kekuatan yang ada mulai dari aparat, seluruh pejabat sipil, TNI maupun Polri dan juga tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan sadar memakai masker," ujarnya saat kampanye Gerakan Sadar Masker di Pantai Kuta Mandalika Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng)

Muhadjir menekankan bahwa hanya dengan protokol kesehatan salah satunya mengenakan masker, Indonesia bisa menurunkan angka keterpaparan Covid-19. Namun demikian, masker yang digunakan harus sesuai standar disertai cara pemakaian yang baik.

"Itu satu-satunya cara untuk kita bisa menekan angka keterpaparan maupun angka kematian sampai nanti ditemukan vaksin yang mujarab yang bisa betul-betul menjadi senjata pamungkas untuk mengakhiri wabah Covid-19," tegas Menko PMK.

Ia menyebut, Provinsi NTB masuk dalam kuadran dengan angka kesembuhan tinggi dan angka kematian yang juga relatif tinggi dibandingkan skala nasional. Berdasarkan data, angka kesembuhan per-26 Agustus 2020 sebanyak 1.944 dari total 2.661 (73,06%) dan meninggal sebanyak 155 (5,82%).

Saat ini, menurutnya, pemerintah telah melakukan upaya percepatan penanganan Covid-19 di NTB yakni dengan menambah sejumlah alat tes PCR. Harapannya, pemeriksaan SWAB secara diagnostik dapat dilakukan di banyak titik sehingga mempercepat proses tindak lanjut berikutnya.

"Untuk memperbanyak SWAB, di hampir semua daerah kita beri PCR dengan segala fasilitasnya. Kita harapkan upaya ini bisa semakin mempercepat, selain itu kita akan lebih mengatasi dari aspek survailance," tukas Menko PMK.

Ia pun mengungkapkan bahwa pencegahan Covid-19 melalui protokol kesehatan wajib diterapkan di seluruh wilayah terutama tempat-tempat rawan seperti desa wisata adat di Provinsi NTB.

Menko PMK yang didampingi Gubernur Provinsi NTB, Kapolda NTB, Pangdam, Danrem 162/WB, para pejabat eselon I Kemenko PMK, serta pejabat sipil Pemprov NTB dan Pemkab Loteng, pada kesempatan tersebut melakukan kampanye dengan secara langsung membagikan masker kepada masyarakat adat Desa Sade, para pekerja proyek pembangunan Sirkuit Mandalika, serta para pedagang dan pengunjung Pantai Kuta Mandalika di Loteng.

Total masker yang dibagikan mencapai 1 juta masker dari BNPB dan 1 juta masker dari Kemenkes. Setelah Provinsi NTB, kampanye Gerakan Sadar Masker akan terus berlanjut ke seluruh wilayah di Tanah Air demi menyelamatkan Indonesia dari ancaman Covid-19 .

Post a Comment

0 Comments