Ticker

6/recent/ticker-posts

Tumbuhkan Semangat Wirausaha Muda, Pojok NTB Gelar Seminar Ekonomi Kreatif


Mataram - Manajemen Pojok NTB akan menggelar Seminar Ekonomi Kreatif bertajuk Mendorong Wirausaha Muda NTB Bersaing di Tingkat Nasional. Kegiatan ini merupakan bagian upaya Pojok NTB dalam meningkatkan kapasitas wirausaha, pelaku UMKM/IKM di Provinsi ini.

Sekretaris Pojok NTB, Budi Wawan SH mengatakan, Seminar akan dilaksanakan Kamis 16 Juli 2020, di Hotel Asthon Inn Mataram.

Seminar akan dibuka oleh Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah yang sekaligus didaulat sebagai Keynote Speaker.

"Kita juga hadirkan pembicara yang kompeten dan bisa menyegarkan pola pikir wirausaha muda dan pelaku UMKM kita," kata Budi Wawan, Rabu (15/7) di Mataram.

Para narasumber yang akan mengisi materi antara lain, Ketua Dekranasda NTB yang juga Ketua ICSB NTB, Hj Niken Saptarini Zulkieflimansyah, Ketua Kadin NTB H Faurani, serta pembicara nasional Boris Syaifullah (CEO Boris Corp), dan sejumlah pelaku UMKM inspiratif.

Kegiatan akan diikuti 100 peserta terdir dari pelaku UMKM, pelaku industri kreatif, dan wirausaha pemula dari sejumlah organisasi.

"Yang jelas seminar pasti menarik dan menggugah optimisme ekonomi daerah ini di masa pandemi," kata Budi Wawan.

Direktur Pojok NTB, M Fihiruddin menjelaskan, seminar ini digagas berkat ide yang muncul setelah melihat pelaksanaan program JPS Gemilang Pemprov NTB yang sudah mampu membuat sektor UMKM tetap bergeliat di masa sulit pandemi corona ini.

"Kita lihat ternyata program JPS Gemilang cukup berhasil membuat UMKM kita bertahan di masa pandemi. Nah pasca JPS ini kita ingin UMKM bisa tetap bergeliat," katanya.

Menurut dia, JPS menjadi stimulus bagi UMKM. Selanjutnya, para wirausaha muda harus bisa berkreasi dan membuat produk mereka mampu menembus pasar nasional.

Dengan seminar ini diharapkan ada peningkatan cara pandang dan kapasitas pelaku UMKM daerah untuk tetap optimis.

"Jadi dari seminar ini teman-teman pelaku usaha bisa mendapat gambaran dan motivasi tentang bagaimana bisa menembus pasar yang lebih luas," katanya.

Post a Comment

0 Comments