Breaking News

6/recent/ticker-posts

Polda NTB mulai telisik telur busuk Bantuan Program JPS

Gambar Ilustrasi telur busuk

Mataram- Bantuan pemerintah melalui Program Jaring pengaman Sosial (JPS) untung Masyarakat terdampak Covid-19 mulai ditelisik Polda NTB.

“Kita mengawal semua proses dari awal,  mulai dari telur busuk itu, banyak masalahnya,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana P, Selasa 12/05 di Mataram.

Kata Eka, Pemantaun dan Pengawasan proses penyaluran bantuan masyarakat terdampak Covid-19 merupakan perintah dari Pusat karena berkaitan dengan dana Covid-19.

”sudah menjadi Perintah dari pusat untuk kawal dana Covid-19,” katanya

Eka mengaku, ia sudah menerima laporan soal JPS bermasalah dan sudah mulai melakukan penyelidikan namum tidak menyebutkan daerah mana saja yang bermasalah.

’’Laporan yang masuk, ada soal program JPS di daerah maupun provinsi NTB,’’ akunya.

Menurutnya, yang menjadi perhatian adalah banyaknya laporan mengenai bantuan telur dalam kemasan JPS yang sudah Rusak.

’’Iya, ini kan sangat aneh. Programnya baru berjalan tetapi ada telur yang sudah busuk,” terangnya.

Ia mengkhawatirkan telur yang didistribusikan kepada masyarakat tersebut merupakan barang cuci gudang dari salah satu penyedia.

Selain telur busuk, polda juga akan mengusut pengadaan, Teh Kelor, Beras, Masker dan biskuit susu kedelai. Termasuk pengadaan minyak kayu putih.

“Agak sedikit janggal, apa pentingnya minyak kayu putih. Jangan-jangan ada sesuatu antara pihak pengelola anggaran dengan penyedia,” tutupnya. 


Post a Comment

0 Comments