Breaking News

6/recent/ticker-posts

Terkait Sebaran Info Hoax yang diduga dilakukan Camat Sakra Barat, ini kata Advokat Senior NTB

Foto; M. Ikhwan, SH, Advokat Senior NTB

Mataram- Beredarnya dugaan informasi Hoax ditengah masyarakat, melalui medsos, khsususnya di wilayah Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur yang diduga disebar oknum Camat wilayah tersebut mengundang keperihatinan sekaligus kecaman dari salah seorang advokat senior NTB, M Ihwan SH.

Menurut bang Iwan (sapaanya), peringatan untuk tidak menyebarkan berita hoax di tengah pandemi sudah secara berulang dilakukan oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, bahkan oleh pihak keamanan.

“sangat disayangkan, Semua berita hoax harus dihindari, bahkan harus dilawan, agar tidak menjadi masalah yang merecoki fokus pemerintah dan masyarakat dalam upaya menanggulangi penyebaran Virus ini,”tegasnya, Kamis (23/04).

Bang Iwan juga menegaskan, Jika benar dugaan penyebaran info Hoax tersebut dilakukan oleh oknum Camat Sakra Barat yang telah menyudutkan tenaga medis sebagai garda terdepan dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid 19, hal tersebut sudah menyalahi aturan Perundangan-undangan.

“Maka ini adalah sebuah perbuatan pidana yang jelas-jelas telah diatur dalam UU ITE,” tandasnya.

Selain itu, Bang Iwan juga meminta Bupati Lombok Timur dalam hal ini harus mengambil tindakan tegas dalam menegur dan menindak perilaku aparatur di bawah nya secara tegas.

“Pecat saja, keadaan sekarang ini bukanlah situasi yang main-main, kewaspadaan, ketenangan harus tercipta di tengah masyarakat,” pintanya.

Menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan biaya besar dengan memangkas anggaran sektor lain semua difokuskan dalam upaya penanggulangan Covid-19 sehingga berharap kejadian seperti itu tidak boleh terulang, lebih lebih yang dilakukan oleh aparatur pemerintah.

“Kami sangat berharap agar info mengenai data ODP, PDP dan Positif tidak dikeluarkan oleh pejabat manapun sebelum di release resmi oleh Gugus Tugas Penanggulangan,”pungkasnya.

Camat Sakra Barat Mahruf, saat dikonfirmasi via WAnya hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan soal informasi tersebut.

Sementara, Sekretaris Daerah Lotim yang juga Sekretaris Gugus Tugas Covid, HM Juaini Taofik, dalam konferensi persnya dEngan wartawan pada Rabu (22/04), mengungkapkan bahwa menjadi kabar baik bagi kita bahwa tidak ada tim medis yang terapar Corona setelah dilakukan rapid tes terhadap ratusan tenaga medis di Lombok Timur.

“Ini kabar baiknya, tapi kami akan terus melakukan rapid tes dan swab kepada tenaga medis kita untuk menyakinkan keadaan mereka, karena minimal ada tiga kali dia kontak dengan pasien Korona tersebut,” kata Sekda.

Sebelumnya beredar informasi di media sosial bahwa sudah ada tenaga medis terpapar Korona di wilayah Lombok Timur bahkan dalam percakapan WA yang menyebar di medsos facebook itu jelas tertulis nama tenaga medis dan orang tuannya maupun alamat desanya.

Post a Comment

0 Comments