Breaking News

6/recent/ticker-posts

Pernah Sholat berjamaah dengan Pasien yang Kabur, 9 warga di Rapid Test

Foto; petugas medis sedang melakukan rapid tes kepada 9 Warga yang pernah kontak dengan LS

Lombok Tengah- LS salah satu pasien positif Covid-19, yang kabur dari RSUD Praya Lombok Tengah (Loteng) beberapa waktu lalu. Dalam perjalanannya, LS malah melakukan  kontak dengan sejumlah masyarakat, termasuk melakukan solat berjamaah subuh bersama 9 orang di salah satu mushalla di Dusun Wage Desa Batujai Kecamatan Praya Barat Loteng.

Tidak menginginkan 9 orang tersebut positif Covid-19, Tim Satgas covid-19  bersama tim medis dan Babinsa Batujai dari Koramil 1620-04/ Praya Barat Dan Bhabinkamtibmas Polsek Praya Barat melaksanakan Rafid tes terhadap 9 warga dusun Wage Desa Batujai.

Rafid test terhadap 9 warga tersebut dilakukan oleh tim satgas Covid-19 bersama dengan tim medis merupakan tindak lanjut setelah pasien LS diamankan di dusun kangi desa Penujak kemarin,  guna mengantisipasi  serta mencegah penularan terhadap orang orang yang Contact tracking dengan pasien positif covid-19  inisial LS ketika solat subuh berjamaah  di masjid bendungan  Batujai Kamis, (30/4).

Komandan kodim 1620/Loteng letkol Czi Prastiwanto S.E.,M.I.Pol  mengatakan rapid test terhadap 9  orang warga dusun wage bertujuan untuk mengetahui serta antisipasi penularan Covid-19  dimana kaburnya pasien LS yang saat itu sempat sholat subuh berjamaah di masjid bendungan batujai serta kontak langsung  dengan jamaah yang ada di masjid.

Selain itu  tindakan yang  dilakukan bersama dengan tim Satgas covid-19 lanjutnya,  yakni melakukan pengecekan serta menyisir dan melacak dimana saja tempat tempat  yang disinggahi dan orang orang  yang kontak dengan pasien. “setelah pasien Positif LS diamankan.
seluruh tim langsung terjun melaksanakan pendataan serta  lakukan rapid tes terhadap siapa saja orang yang kontak dengan pasien,” ungkapnya.

Menurutnya, Pasien Covid-19 Inisial LS kini sudah di tempat isolasi dalam keadaan membaik, semoga hal ini tidak terjadi lagi seperti yang dilakukan oleh saudara LS, dan diharapkan masyarakat Lombok tengah tetap tenang, jangan panik namun tetap waspada, InsyaAllah semua dalam keadaan baik dan semoga bencana non alam ini cepat berlalu,” Pungkasnya.(red)

Post a Comment

0 Comments