Breaking News

6/recent/ticker-posts

Usai dilantik, KNPI Lotim sebut pemuda harus mampu sebagai Instrumen kemajuan Daerah



Lombok Timur - Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) Lombok Timur  dikemas cukup meriah, terbukti dengan antusias para kaum muda hadir dalam acara pelantikan dan sangkep akbar Pemuda Lombok Timur yang berlangsung di Gedung Pemuda dan Mahasiswa Selong. Minggu 2 Februari 2020.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat (NTB) Hamdan Kasim melantik Pengurus DPD KNPI Kabupaten Lombok Timur yang di Nakhodai oleh M. Habiburrahman.

Sebelum acara pelantikan, terlebih dahulu dilakukan sangkep akbar pemuda Lombok Timur, proses pelantikan diawali dengan parade pemuda yang dikuti oleh para pengurus KNPI Lombok Timur, Pramuka dan para pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda ( OKP ).

Dalam Pidato perdananya pasca dilantik, M. Habiburrahman mengungkapkan, Posisioning pemuda di Lombok Timur sangat penting untuk mengawal proses pembangunan dan percepatan visi misi daerah untuk pembangunan yang berkelanjutan.

"KNPI nantinya harus mengawal kemandirian pemuda dalam pengelolaan dan eksplorasi sumber daya alam, sehingga pemuda bisa menjadi salah satu instrumen peningkatan ketahanan ekonomi keluarga yang secara otomatis pemerintah daerah mampu lebih tenang bekerja terutama penurunan angka kemiskinan" ungkap Habib

Pada konteks gerakan, lanjut Habib. Jika sebelumnya kelompok pemuda lebih terjebak pada konteks dan isu elit, maka kedepan pemuda kita arahkan untuk berperan dalam mendorong isu pembangunan yang partisipatif dan menyentuh ke masyarakat.

"Kasus seperti stunting 42,% di Lotim harus segera dibincangkan, eksodus tenaga produktif ke luar negeri sebagai pekerja migran Indonesia seharusnya sudah mulai dipikirkan oleh Pemerintah Daerah ( Pemda ) dalam bentuk membuka lapangan pekerjaan yang luas berbasis zonasi ekonomi yang ditetapkan dengan patronase sumber daya alam (sektor perikanan kelautan, pertanian dan pariwisata)". Lanjutnya

Untuk masalah dualisme dan masalah lainnya, pemerintah daerah supaya tidak baperan dan meminta supaya pemerintah daerah mengakomodir kepentingan pemuda termasuk OKP di dalamnya.

Post a Comment

0 Comments