Breaking News

6/recent/ticker-posts

Terekam CCTV, Dua Petani Pelaku Curanmor Diciduk Aparat

Kedua Petani Terduga Pelaku Curanmor yang Terekam CCTV.


Lombok Tengah Krikkrik.net - Dua petani diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang aksinya terekam CCTV, akhirnya berhasil diciduk alias ditangkap aparat kepolisian jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/10) dini hari sekitar Puku 03.00 Wita.
Penangkapan terhadap dua orang diduga pelaku kejahatan curanmor dilakukan aparat yang tergabung dalam Tim Opsnal Opsnal Polres Loteng, ketika itu dilakukan langsung dimasing - masing tempat tinggal keduanya.
  
Keduanya bisa dengan cepat berhasil ditangkap, disebabkan merujuk dari sejumlah petuniuk dan bukti - bukti cukup kuat  didapatkan aparat melalui hasil rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian (TKP) tempat mereka beraksi. "Sebelumnya penyelidikan kita pelajari dulu isi rekaman CCTV yang terpasang dilokasi tempat terjadinya pencurian. Nah dari hasil rekaman itulah salah satu diduga pelaku akhirnya kita dapatkan," jelas, Kapolres Loteng, AKBP. Budi Santosa, SH, MH, SIK, melalui Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP. Rafles P. Girsang, SIK, ditempat kerjanya, Rabu (30/10) pagi.
  
Lanjut, adapun kronologis kejahatan curanmor dilduga dilakukan  keduanya, saat itu tepatnya terjadi pada hari Minggu, tanggal 06 Oktober 2019 lalu. TKP berlokasi di
Counter Handphone (Hp) Savira Cell yang berada di wilayah Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Loteng.
  
Korban curanmor adalah seorang perempuan atas nama, Zulfitri Marwati, usia 18 Tahun, dengan alamat tempat tinggal di Dusun Bunsalak, Desa Jago, Kecamatan Praya, Kab. Loteng. " Korban sendiri merupakan karyawan yang bekerja di Counter Hp Savira Cell, saat itu motor kesayangannya  dicuri para pelaku disaat tengah terparkir tepat  berada didepan halaman Counter dalam keadaan stang telah terkunci menghadap kiri,"  terangnya.
  
Sementara kedua orang pelaku yang kini telah diamankan aparat di sel tahanan Mapolres Loteng, belakangan diketahui dari hasil rekaman CCTV yang terpasang di Counter Hp Savira Cell tadi, pelaku yang pertama kali diciduk yakni,  Sane , 30 tahun, warga Dusun Awang, Desa Mertak, Keamatan Pujut, Kab. Loteng. Selanjutnya dari hasil pengakuan dan keterangan didapat aparat dari pelaku Sane inilah satu orang teman atau rekan pelaku juga tidak lama kemudian berhasil diciduk.
  
Beruntung alamat tempat tinggal rekan pelaku inipun berjarak tidak jauh dari rumah Sane. Dikarenakan diketahui ternyata mereka masih tinggal disatu desa yang sama, hanya berlainan dusun saja. "Rekan pelaku atas nama, Jajung, 32 tahun, warga Dusun Awang Lebon, yang dusun ini juga sama berada di Desa Mertak. Kedua orang pelaku ini, diketahui warga kesehariannya berprofesi sebagai petani," imbuhnya.
  
Sepeda motor korban yang berhasil dibawa kabur kedua pelaku waktu itu  sesuai menurut Laporan Polisi: LP/84/X /2019/NTB/Res Loteng/Sek Praya, tanggal 06 Oktober 2019 Yakni, berjenis Honda Beat Street warna Putih, Nomor Polisi (Nopol) DR 5610 UB, serta dengan Nomor Rangka : MH1JFZ212JK446700, Nomor Mesin : JFZ2E-1445958.
  
Sesuai rekaman CCTV, korban kehilangan sepeda motor sekitar pukul 19.00 Wita malam. Korban waktu itu sedang izin untuk sholat maghrib dan sayangnya beberapa orang teman kerja korban  yang  berada di Counter juga saat itu masing - masing sedang sibuk bekerja melayani pembeli.
  
Sehingga, gerak gerik kedua pelaku Curanmor ketika itupun akhirnya tanpa sengaja bethasil luput dari pantauan karyawan Counter lainnya. "Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian berkisar sebesar Rp. 17.000.000. (Tujuh Belas Juta Rupiah). Dan untuk kedua pelaku kini masih sedang kita proses, nantinya bisa saja kita kembangkan guna mengungkap pelaku tindak kejahatan yang sama (lCuranmor) lainnya," tegasnya .

Post a Comment

0 Comments