Tim Saber Pungli Uji Petik JPS Gemilang di beberapa tempat termsuk PT. GNE

Foto; Tim Saber Pungli saat mengecek barang JPS Gemilang di beberapa tempat, Senin (8/6).

Mataram-Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang Provinsi NTB dipantau oleh tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) NTB. Tim Saber Pungli menguji petik barang JPS Gemilang di kelurahan dan gudang milik PT GNE.

Gerakan tim dimulai dari Kelurahan Karang Pule. Saat tim tiba, paket JPS Gemilang sedang diturunkan dari truk.

Paket yang terdiri dari beras, abon, ikan teri, masker, teh kelor, minyak kelapa, minyak cengkeh, susu kedelai tersebut dicek satu persatu. Mulai dari kemasan hingga berat barang.

Pada kesempatan tersebut, Tim Saber Pungli mengecek data penerima di Kelurahan Karang Pule.

Setelah dari Kelurahan Karang Pule, tim bergerak ke Kelurahan Pagesangan. Disini pun tim membuka beberapa isi JPS Gemilang dari Goody Bag.

Terakhir Tim Saber Pungli datang ke Gudang PT Gerbang NTB Emas (GNE), di perusahaan pelat merah milik daerah ini tim sempat menguji timbangan beberapa produk. Ada produk yang berat timbangannya kurang. Bukan hanya berat timbangan, Tim Saber Pungli juga memberikan masukan mengenai berat barang.

"Ini apa kemasan tehnya hanya seperti ini?," tanya Irbid 2 Itwasda Polda NTB AKBP Tribudi Pangastuti.

"Khawatirnya nanti saat distribusi rusak bungkusnya," sambung Sekretaris 2 Tim Saber Pungli NTB ini.

Uji petik ini dipimpin oleh Inspektur Provinsi NTB Ibnu Salim yang juga Wakil Ketua I Tim Saber Pungli bersama jajaran serta Wadir Binmas AKBP Zamroni sekaligus Ketua Satgas Pencegahan Saber Pungli.

Di Kantor PT GNE Ibnu Salim mengatakan, dirinya datang mendampingi Tim Saber Pungli mengecek JPS Gemilang. Tim mengambil sampel dari kelurahan dan gudang PT GNE.

"Bagian dari pengawasan," katanya.

Ibnu mengungkapkan, JPS Gemilang adalah bantuan bagi masyarakat terdampak Virus Korona. Pada tahap kedua diberikan kepada 125 ribu kepala keluarga. Item yang terdapat pada JPS Gemilang berasal dari home industri di NTB.

"Uji petik juga akan dilakukan di masyarakat penerima maupun UMKM selaku penyedia," sambungnya.

Informasi yang dihimpun tim BidikNTB, arahan uji petik ini diberikan oleh Irwasda Polda NTB Kombes Pol Djoko HU. Ketua Tim Saber Pungli itu dikabarkan menerima berbagai masukan dalam rapat tertutup. Rapat yang melibatkan berbagai unsur menginformasikan berbagai temuan di lapangan. Menyikapi informasi tersebut, Tim Saber Pungli diminta turun mengecek kondisi bantuan tersebut.(*)

Komentar

Previous Post Next Post