Muswil IV Himmah NW NTB Putuskan Salman Sopian, SE terpilih sebagai Ketua periode 2020-2023


Lombok Tengah - Pimpinan Wilayah (PW) Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV dalam rangka memilih ketua baru periode 2020-2023.

Pelaksanan Muswil kali ini diapresiasi Unsur dari pengurus Pusat Himmah NW, Akhyar Rosidi, S.Pd.I.

"Kami mengapresiasi Pengurus Wilayah, karena melaksanakan muswil tepat waktu" ungkapnya Minggu, 23/02

Sementara Ketua PW Himmah NW NTB periode 2017-2019, Samsuriadi, QH., M.Pd, menyinggung kenapa Muswil IV dilaksanakan di Kabupaten Lombok Tengah. Menurutnya, dengan diadakannya pelaksanan Muswil di Kab. Loteng akan membawa kepekaan sendiri bagi Kader Himmah NW NTB, mengingat Lombok khususnya Kab. Loteng yang saat ini menjadi Ikon Destinasi Wisata Internasional.

"Silakan kepada semua kader, untuk melihat bagemana Lombok Tengah saat ini yang menantang kita untuk siap-siap menjadi orang yang berperan di dalamnya, kalau kita tidak mempersiapkan diri, maka kita akan tergilas oleh zaman" tukasnya.

Terpisah, menurut Zamroni, S.Pd, salah seorang peserta aktif, jalannya Muswil IV yang alot dan penuh dealektika sejak pukul 08.00 WITA hingga pukul 21.00 WITA terbilang unik dibandingkan Muswil I sampai III, dikarenakan proses persidangan menghasilkan ketua terpilih secara aklamasi.

"Walaupun proses sidang cukup alot, bahkan sempat bersi tegang antar peserta sampai mau ricuh, tapi kami tetap mengedepankan prinsip-prinsip kekeluargaan dan musyawarah mufakat dan menurut Musyawwirin ya, mungkin kanda Opan (Salman Sopian, SE-red) memang paling tepat bagi masa depan HIMMAH NW NTB kelak" urainya.

Salman  Sopian, SE., adalah satu-satunya kandidat yang lolos menjadi bakal calon dengan 43 suara sedangkan  empat kandidat lainnya harus tersingkir karena perolehan kurang dari 15 suara sebagaimana kesepakatan forum Muswil.

Selaku Sekretaris Jendral (Sekjen) PW Himmah NW NTB periode sebelumnya, dalam orasi sebagai ketua terpilih PW Himmah NW NTB 2020-2023, Salman Sopian, SE. mengaku kaget dengan keputusan Musyawwirin . "Saya kaget, benar-benar kaget" katanya.

Sebab, Opan, nama sapaan, menyatakan tidak berhajat sama sekali atas posisi itu.

"Karena, pengalaman menjadi sekretaris jendral PW selama tiga periode berturut-turut, mengajarkan saya bahwa menjadi pemimpin di HIMMAH NW itu berat, kalau gak ikhlas karena Allah, akan tergelincir" tuturnya.

Dalam orasi tersebut, Opan juga berharap agar kebersamaan antarkader tidak terhenti sampai pemilihan ketua pada MUSWIL IV.

"Seperti kita ketahui, HIMMAH NW bisa eksis bahkan sebesar ini, karena rasa kekeluargaan yang menjadi nafas perjuangan kader dan jangan sampai itu hilang dari kita karena alasan kekalahan dalam MUSWIL" pungkasnya.

Secara track record, memang Pria yang saat ini berprofesi sebagai Sekretaris Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten  Lombok Timur ini, sebetulnya telah dicalonkan juga menjadi ketua PW HIMMAH NW NTB selama tiga kali berturut-turut, yaitu pada Muswil I, II, dan tiga, namun secara berturut-turut pula ia harus menelan pil pahit kekalahan. Baru pada MUSWIL IV, di luar ekspektasi ia harus menjadi nomor satu dalam estapet kepemimpinan HIMMAH NW NTB. "Itulah sebabnya saya tidak bisa menahan air mata" tuturnya dengan suara berat membuat hening di pihak Musyawwirin.

Turut menghadiri acara selaku tamu undangan, perwakilan Polres Lombok Tengah (LOTENG), Tuan Guru Sunar-Anggota DPRD LOTENG, KNPI NTB, Kandepag LOTIM, Perwakilan OKP-OKP se-NTB, perwakilan Pimpus HIMMAH NW, Ketua Ikatan Alumni Himmah NW (IKAMAH NW), Perwakilan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW), TGH. Munirul Arifin, Lc., M.Pd.I selaku dewan Mustasyar PBNW sekaligus Pembina Yayasan Pondok Pesantren Munirul Arifin Nahdlatul Wathan (YANMU NW) Praya , dan para senior HIMMAH NW, termasuk Sahnam, S.Pd., MH. salah seorang anggota Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Lombok timur.(zmrn)

Komentar

Previous Post Next Post