BPBD Kabupaten Lobar Apresiasi Misi Kemanusiaan 1000 TNI di Lombok


Lombok Barat - Kalak BPBD Lobar, Mahnan, STTp. MH menyambut positif kedatangan 1000 Prajurit Zeni TNI untuk melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Menurut Mahnan, kehadiran seribu Prajurit Zeni TNI dari berbagai satuan baik Zipur, Zikon maupun Zeni Marinir menjadi penyemangat dalam menuntaskan program Rehab Rekon di wilayah Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Kedatangan ini menjadi energi tambahan bagi BPBD Kabupaten Lobar." Ujar Mahnan via WhatsApp pada Sabtu 29 Februari 2020.

Dikatakan bahwa progres pembangunan rehab rekon di wilayah Lobar telah mencapai 90% Sedangkan yang belum masih sebanyak 10%.

"Contohnya untuk di Lingsar, rusak berat 2.351, rusak sedang 3.282, rusak ringan 4.704 kepala keluarga. On progress sebanyak 1.066 kepala keluarga," ujar Mahnan.

Sebelumnya, kehadiran seribu Prajurit Zeni TNI dari berbagai satuan baik Zipur, Zikon maupun Zeni Marinir disambut dengan upacara penyambutan di Pelabuhan Lembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat dengan inspektur Upacara Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han.

Dikatakan Danrem, keberadaan Zeni TNI selama di Lombok dalam rangka membantu masyarakat NTB membangun rumah tahun gempa (RTG) yang masih tersisa sekitar 21 ribu rumah yang belum terbangun.

Jumlah pasukan yang akan membantu rehab rekon selama beberapa bulan kedepan sebanyak 1000 personel, namun yang sudah tiba di Lombok sebanyak 700 orang menggunakan KRI Teluk Bintuni dan sisanya akan datang besok pagi (Minggu- red) menggunakan KRI Teluk Manado.

Kompi Zeni TNI yang sudah tiba yakni 1 SSK Zipur 5/ABW Malang, 1 SSK Yonif 742/SWY, 3 SSK Marinir Surabaya, 1 SSK Yonif 741/GN Negara, 1 SSK Yonzipur 18/YKR Gianyar, sedangkan 3 SSK yang akan datang besok pagi yakni Zipur 9 Kostrad, Zipur 3/YW Tasikmalaya, dan Zipur 4/TK Semarang.

Ploting pasukan sesuai dengan permintaan dan kondisi kerusakan akan di fokuskan di Kabupaten Lombok Utara sebanyak 700 orang, Kabupaten Lombok Barat sebanyak 100 orang dan Kabupaten Lombok Tengah sebanyak 200 orang.

“Ini luar biasa bila dibanding dengan Satgas Zeni TNI tahun lalu yang terdiri dari Zeni TNI AD dan TNI AL dan sekarang ditambah dari TNI AU sehingga TNI dalam hal ini semakin solid,” tegas Danrem.

Komentar

Previous Post Next Post