Kreeen, Tukang Cukur ini punya keahlian lain menata Rambutmu


*Foto : Munawwir sedang mencukur salah seorang pelanggan*

Mataram- Mencukur Rambut merupakan hal yang trendi untuk kalangan millenial, menata rambut sesuai dengan keinginan menjadi dambaan setiap pelanggan untuk bisa tampil percaya diri.

Salah satu tukang cukur andalan di kota Mataram adalah Mas Munawwir, yang sudah bekerja profesional sejak beberapa Tahun lalu.

bisa mencukur sejak usia SMP membuatnya Punya prinsip untuk mengedepankan kualitas Cukuran sesuai keinginan pelanggan.

“Mencukur itu tidak boleh asal-asalan. Kalau bisa sebelum mencukur atau pada saat sedang mencukur itu, kita bertanya dulu sama orang yang dicukur. Seperti apa nantinya itu, rambutnya mau dicukur,” ungkapnya

Tidak hanya itu kelihaian menentukan bagaimana desain Penataan sesuai bentuk Kepal dan Wajah juga dimilikinya dan keahlian mencukurnya turun temurun dari Bapaknya.

"Nyukur itu harus juga bisa mleihat sesuai wajah dan bentuk otak yang hendak dipotong rambutnya, dan waktu itu, ketika saya sudah kelas 5 SDN waktu itu, jadi bapak saya mengajarkan saya mencukur dan belum ada alat cukur yang canggih seperti saat ini" Cetus Awir

Diakui Awir dalam sehari jumlah pelanggan yang dicukur di rumahnya waktu sebelum bekerja di tempat kerjanya saat ini, kurang lebih sekitar 10 sampai 15 orang perharinya.

“Terkadang waktu itu sebelum saya bekerja di Pangkas, di rumah waktu itu, yang datang cukur ke rumah 10 sampai 15 orang dalam sehari” ungkapnya

Sementara itu menurut pengakuan salah satu pelanggannya Mas Zamroni yang sering dicukur di rumahnya mengatakan kepuasannya saat dicukur Munawir.

"Cukur di Bro Awir di samping kita diajak ngobrol terkait dengan bagaimana akan di desainnya rambut  yang mau dipotongnya itu, ia juga memberikan kita masukan terkait dengan kira-kira mana yang cocok untuk model rambut kita" ungkapanya puas

Yang menariknya dikatakan Awir, ketika menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ia juga mencukur di Negeri Jiran dan pelanggannya bukan saja Rekan Kerja sesama TKI, Namun Masyarakat Asli Malaysia.

“Ia memang waktu itu tidak sedikit dari warga masyarakat melayu Malaysya yang saya cukur. Tapi kalau di Malaysya saya mencukur ketika tidak ada waktu jam kerja atau pas lagi istirahat. Tapi kalau saya sedang dalam waktu bekerja saya tidak bisa mencukur di sana,” tutupnya

0 Response to "Kreeen, Tukang Cukur ini punya keahlian lain menata Rambutmu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel