Di duga Korupsi Dana Desa, AMPD Laporkan Pemdes Montong Beter


Lombok Timur-Masyarakat Desa Montong Beter yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) melaporkan Pemerintah Desa Montong Beter Kecamatan Sakra Barat Kabupaten Lombok Timur kepada Bupati Lombok Timur di Selong atas dugaan penyelewengan dana desa tahun anggaran 2019 baik dalam bentuk program fisik dan non fisik.

Melalui Surat Laporan dengan nomor : 20/AMPD/I/2020 tertanggal 20 Januari 2020 perihal : Korupsi terencana dan tersetruktur di Desa Montong Beter Kecamatan Sakra Barat, Aliansi Masyarakat Peduli Desa menduga ada indikasi penyelewengan Dana Desa Tahun Anggaran 2019 yang dilakukan oleh pemerintah Desa Montong Beter Kecamatan Sakra Barat.

 Melalui press release yang di kirim oleh ketual AMPD Zunnurain, S.Pd. ke media, Senin, (27/1/2020) menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2019 banyak sekali program-program yang tidak terselesaikan oleh pemerintah desa montong beter.

“dari banyaknya program-program yang tidak terselesaikan, kami dari Aliansi Masyarakat peduli desa menemukan adanya indikasi korupsi pada program tersebut, dan hari ini kami langsung melayangkan surat laporan” ucapnya

Lebih detail dijelaskan, program-program yang diduga ada indikasi korupsi tersebut diantaranya: Pada Program bidang kawasan pemukiman pada kegiatan pelaksanaan program pembangunan/rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan anggaran senilai Rp. 100.900.000,- untuk 10 unit rumah, tetapi sampai dengan tanggal 27 Januari 2020 Pemerintah Desa Montong Beter hanya membangun 4 unit rumah dan sisanya belum di lakukan, selanjutnya pada Kegiatan pembangunan/rehabilitasi fasilitas jamban umum/MCK dengan total anggaran Rp.14.280.00,-  kegiatan untuk bantuan ke masyarakat ini belum dilakukan sama sekali, jadi sangat jelas Pemdes Montong Beter pada kegiatan ini telah membuat SPJ fiktip, tandasnya.

Tidak hanya itu, Ketua AMPD Zunnurain juga menjelaskan indikasi korupsi yang dilakukan oleh pemerintah desa Montong beter yaitu pada program pemeliharaan jalan lingkungan, pengerjaan Talud di dusun Malah dan di dusun dasan tengak dengan anggaran masing-masing Rp. 131.760.781,73 dan Rp. 51.299.647,32. “pada program ini kami memiliki bukti bahwa mereka melakukan pengurang volume pengerjaan dan tidak sesuai dengan RAB” akunya

Lebih lanjut, Zun juga memaparkan setiap program fisik yang dilakukan di setiap kekadusan dikurangi volumenya, terlebih lagi pada program pemeliharaan Talut dan rabat jalan di dusun Bagik Nyala pengerjaannya digabungkan dengan aspirasi dewan sehingga Dana Desa tidak digunakan, “Jelas sekali ada indikasi korupsi terencana dan terstruktur” paparnya

Berdasarkan laporan dari aliansi masyarakat peduli desa (AMPD) tersebut, tokoh pemuda Desa montong beter Pahmi, menghimbau supaya pemerintah daerah kabupaten Lombok timur dalam hal ini Bupati Lotim agar segera melakukan pencegahan, bila perlu pengecekan langsung terhadap dugaan indikasi korupsi yang dilaporkan oleh masyarakat terkaiat dengan penggunaan dana desa, karena tidak menutup kemungkinan hal ini juga terjadi di desa-desa yang lain. “Silahkan pak bupati segera memreintahkan inspektorat untuk melakukan audit khusus pada desa yang bersangkutan” ujarnya

Selain itu, Pahmi juga menghimbau kepada Bupati Lotim agar memerintahkan Kepala Dinas PMD Lotim untuk tidak mencairkan Dana Desa Tahun anggaran 2020 untuk desa Montong Beter sampai permasalahan ini terselesaiakan, karena bisa saja Pemdes Montong Beter menunggu dana tahun anggaran 2020 untuk menyelesaikan kekurangan volume pada tahun anggaran 2019. Di samping itu, pemkab juga sangat perlu untuk melakukan pembinaan terhadap  para Kepala Desa tentang system pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa, harus jelas batasan anggaran yang bisa di gabung dengan anggaran lainnya, karena selama ini semua keuangan desa diatur oleh kepala desa yang bisa saja tidak sesuai dengan aturan dan system yang ada tandasnya.

Sedangkan Kepala Desa Montong Beter sampai saat ini belum memberikan keterangan apapun karena saat dikonfirmasi terkait dari laporan Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD) tersebut nomor HP nya tidak bisa di hubungi

0 Response to "Di duga Korupsi Dana Desa, AMPD Laporkan Pemdes Montong Beter"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel