Sejarah pertama, diusia 51 Tahun, Kader asal Papua terpilih memimpin PMKRI Cabang Mataram

*Foto: ketua Presidium terpilih Andreas bersama Kader PMKRI lainnya*

Mataram KK-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Mataram melaksanakan Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Ke-XXXII di Aula sekretariat PMKRI, Sabtu 20-22 Desember 2019.

RUAC diawali dengan sidang kehormatan oleh Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Mataram, Adolfus Aku, dalam Sambutannya Adolf menyampaikan bahwa konsolidasi internal untuk memperkuat kaderisasi dan dinamika adalah hal terpenting dibahas serius dalam forum RUAC.

"Mari bangun konsolidasi internal untuk memperkuat dinamika dan kaderisasi di Cabang", ujarnya.

Lebih lanjut Adolf menyarankan seluruh peserta RUAC untuk memih Ketua Presidium yang mampu menghantarkan PMKRI menjadi lebih baik 1 Periode kedepannya.

"pada akhirnya kita akan memilih Mandaris RUAC/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium. Pilihlah yang mampu memimpin Cabang menjadi lebih baik, Utamakan pengembangan kemampuan dan skill kader" lanjutnya.

RUAC Cabang ini juga sekaligus pemaran laporan pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Presidium sebagai Mandataris RUAC XXXI yang dilanjutkan dengan pemilihan Ketua baru. Dalam pemilihan ada 7 calon yang masing-masing diajukan anggota. Namun 6 calon gugur karena tidak memenuhi kriteria yang disepakati forum.

RUAC yang berlangsung alot selama tiga hari dengan berbagai pandangan dan perdebatan anggota, akhirnya dapat selesai sesuai waktu yang di tentukan oleh pengurus Cabang dan menghasilkan kesepakatan Andreas Petrus Wakei terpilih secara aklamasi.

Andreas Petrus Wakei merupakan Anggota PMKRI Cabang Mataram asal Papua, Sebelumnya menjabat sebagai Presidium pendidikan dan kaderisas.Dalam sambutannya, Andreas meminta kerja sama seluruh keluarga besar PMKRI Cabang Mataram.

"terima kasih atas kepercayaan luar biasa ini. Saya selaku Mandataris RUAC XXXII/ Formatur Tunggal/ Ketua Presidium mohon dukungan dan kerja sama dalam membangun PMKRI Cabang Mataram satu periode ke depan. Kita lupakan semua perdebatan yang telah terjadi" ujarnya

Andreas juga mengingatkan bahwa PMKRI merupakan organisasi kemahasiswaan yang tertua, sehingga harus dijaga marwahnya dalam berjuang untuk Gereja dan Bangsa.

RUAC merupakan forum tertinggi di Cabang PMKRI kota Mataram, dimana semua anggota dapat menggunakan hak penuhnya sebagai Kader.

Adapun pimpinan sidang LPJ dan Pemilihan adalah Wawan sebagai Ketua Ad-hoc, Robert sebagai Sekretaris ad-hoc dan Urton sebagai anggota ad-hoc.

0 Response to "Sejarah pertama, diusia 51 Tahun, Kader asal Papua terpilih memimpin PMKRI Cabang Mataram "

Post a Comment