Ketua DPRD NTB mengembalikan ranah eksekusi perubahan nama Bandara kepada eksekutif



Mataram krikkrik.net- Hearing terkait perubahan nama bandara dilaksanakan oleh Aliansi kelompok masyarakat pendukung perubahan nama bandara ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) prov. NTB, Senin 18/11.

Aliansi yang tergabung dari beberapa elemen kelompok masyarakat tersebut dilaksanakan untuk menyampaikannya dukungan moril kepada DPRD prov. NTB.

"Kedatangan kami kesini untuk memberi dukungan moril kepada DPRD NTB  untuk segera mengeksekusi keputusan Pemerintah pusat terkait perubahan nama bandara dari Lombok internasional Airport menjadi Zainuddin Abdul Madjid internasional Airport" tandas irzani perwakilan NW Pancor

Dari pihak NW Anjani, Ihwan SH. Mengatakan keputusan pemerintah pusat terkait perubahan nama bandara bisa dilaksanakan melalui mekanisme Hukum yang ada tanpa melakukan aksi jalanan.

"Jika ada yang menolak silahkan melalui mekanisme hukum, karena ini merupakan keputusan administrasi tentu gugatan bisa dilakukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan mendatangi pemerintah pusat" ungkapnya

Menanggapi hal tersebut ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvi rupaeda mengatakan akan meninjau kembali dengan membentuk panitia khusus untuk menindak lanjuti hal tersebut.

"Kami akan membentuk pansus sesuai mekanisme di DPR, kemudian nanti hasil dari kerja pansus itu menjadi rekomendasi untuk kita mengambil keputusan" tandasnya

tanggapan juga datang anggota DPRD NTB, Lalu sudihartawan, ia menyayangkan pemerintah daerah (eksekutif) bersurat ke DPR.

" Yang harus kita pahami adalah pemerintah daerah mengirimkan surat ke DPR, sehingga surat itu harus kami tanggapi, sesungguhnya jika eksekutif tidak melayangkan surat kepada kami, tentu pembahasan ini tidak akan pernah ada" ungkapnya

Menanggapi hal tersebut, ketua pemuda NW Anjani Zainul Pahmi menolak pembentukan pansus DPRD NTB.

" Pembentukan pansus ini sesungguhnya penghinaan, karena akan memperluas pembicaraan mengenai hal ini, yang kami inginkan sesungguhnya ini tidak dibawa keranah Politik, karena beliau sungguh sangat tidak pantas dibawa-bawa keruang politik" tandasnya

Lebih lanjut kesimpulan dari hasil Hearing tersebut Ketua DPRD NTB menyerahkan sepenuhnya kepada eksekutif untuk mengeksekusi keputusan pemerintah pusat terkait perumahan nama bandara.

"Jika semua yang hadir disini tidak menghendaki adanya pansus, besok saya selaku ketua DPR akan menyamapaikan ke seluruh Fraksi, sebagai closing statement dari ketua DPR sesungguhnya ranah ini adalah Ranah eksekutif kalau eksekutif melaksanakan saja tanpa DPR ini sudah selesai" tutupnya

0 Response to "Ketua DPRD NTB mengembalikan ranah eksekusi perubahan nama Bandara kepada eksekutif "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel