Syukuri Kepahlawanan Maulana Syaikh; UNW Mataram Gelar Jalan Sehat dan Panggung Kepahlawanan

*Pemenang hadiah sepeda dan dekan beberapa Fakultas UNW Mataram*

Mataram krikkrik.net-Pada tanggal 10 November 1945 Pasukan Sekutu mengultimatum Para Pejuang Kemerdekaan agar meletekkan senjata tanda menyerah dan berhenti melawan. Para pahlawan paham bawa itu artinya proklamasi kemerdekaan 17 Agustus lalu sia-sia dan cita-cita untuk terbebas dari penjajahan harus dikubur dalam-dalam. Justru, ultimatum itu dibalas dengan semangat baja, "Merdeka atau mati". Begitulah sekelumit kutipan sejarah yang disampaikan oleh kepala Bagian Administrasi Akademik (BAAK) Universitas Nahdlatul Wathan UNW Mataram, Muhammad Zainul Pahmi, M.Pd (09/11/2019)

Para pahlawan boleh saja gugur atau pergi meninggalkan dunia ini. Namun jasa dan semangat juang mereka tidak akan pernah mati, tapi tetap hidup di hati tunas-tunas bangsa, kini dan nanti. Lanjut pria yang akrab disapa Pahmi ini.

Keseriusan dalam menyelenggarakan perayaan hari pahlawan nasional, menurut pria yang juga menjabat ketua Pemuda NW NTB ini, juga sebagai upaya mensyukuri kepahlawanan salah satu pahlawan nasional asal Lombok Nusa Tenggara Barat, yaitu Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, "Oleh karenanya Universitas menyelenggarakan Peringatan Hari Pahlawan dengan sangat serius, salah satunya dibuktikan Jalan Sehat dan Panggung Kepahlawanan yang kita laksanakan hari ini." pungkasnya Pahmi.

Sementara itu, Hj. Lale Yaqutunnafis, S.Sos., MM., saat menyampaikan sambutannya dalam rangkaian acara jalan sehat kepahlawanan yang dilaksanakan hari ini (09/11/2019), mengungkapkan bahwa pahlawan nasional asal Lombok NTB Maulana Syeikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini senantiasa memesankan kepada para generasi agar jangan pernah putus asa dalam setiap perjuangan.



Karenanya, Lale Yaqut panggilan akrabnya, selaku ketua panitia perayaan hari pahlawan UNW Mataram, mengajak para peserta pawai agar senantiasa terinspirasi dengan semangat perjuangan bapak Maulanasyeikh.

"Kami pun selaku panitia, berusaha keras agar perayaan hari pahlawan ini bisa sukses, dengan semangat yang terinspirasi dari perjuangan Maulanasyeikh" tandasnya.

Sedangkan, Isnaini, M. Pd selaku pembawa acara pada rangkaian jalan sehat kepahlawanan ini mengungkapkan bahwa kegiatan peringatan  pahlawan ini dilangsungkan selama tiga hari berturut-turut. "Tanggal 8 Agustus 2019 kita isi dengan hiziban Akbar, kemudian hari ini (9 November-red) dengan jalan sehat kepahlawanan, dan dan besok (10 November-red) kita isi dengan apel bendera hari pahlawan." Ungkap wanita yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNW Mataram ini.

"Sebagai pembawa acara, kami perlu jelaskan bahwa Pada gelaran jalan sehat kepahlawanan ini, kita isi dengan berbagai rangkaian acara, yaitu: diawali dengan jalan sehat, sambutan-sambutan, berbagai pentas seni bertemakan pahlawan nasional, pembagian doorprize" urai Isnaini .

0 Response to "Syukuri Kepahlawanan Maulana Syaikh; UNW Mataram Gelar Jalan Sehat dan Panggung Kepahlawanan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel