Di Mamben, Tikar pandan merupakan tanda perempuan telah cukup umur untuk menikah


*Seorang warga sedang membuat tikar pandan*
Lombok timur krikkrik.net- Tikar pandan merupakan tikar yang dibuat dari anyaman daun pandan, di Desa mamben lauk kecamatan Wanasaba kabupaten Lombok timur, salah seorang warga pembuat tikar pandan, Senah (37) menuturkan, tikar pandan bukan sekedar usaha membantu prekonomian masyarakat saja, namun ada filosopi tersendiri, konon katanya seorang perempuan yang telah bisa membuat tikar pandan,  menandakan perempuan tersebut telah mencapai umur yang cukup untuk dikatakan perempuan dewasa.

" Disini, kalau perempuan yang sudah bisa membuat tikar, berarti dia sudah besar dan dewasa" tuturnya

Lebih lanjut Senah bercerita, di kampungnya di dusun lengkok desa mamben lauk seorang perempuan yang beranjak remaja biasanya akan diajarkan caranya membuat tikar dari anyaman daun pandan oleh kelurganya terutama ibunya sebagai warisan kebudayaan yang turun temurun, menurut kebanyakan masyarakat disana seorang perempuan yang telah bisa membuat tikar pandan menandakan dia sudah mandiri secara Finansial dan telah mencapai umur yang cukup untuk menikah.

" Masyarakat disini secara turun temurun diajarkan membuat tikar oleh keluarganya, jika dia sudah bisa membuat tikar itu tandanya dia sudah bisa mencari uang, bissa dia bertanggung jawab untuk dirinya sendiri, kalo sudah bisa buat tikar boleh merarik (Nikah). Bebernya

Hal yang sama juga diungkap oleh inak Anah (57) dari Selasa/05/11/. Ia mengatakan tikar pandan hanya dibuat oleh perempuan, selain sebagai penunjang perekonomian juga sebagai warisan kebudayaan yang akan terus dijaga untuk regenerasi mendatang.

" Tikar biasanya hanya dibuat oleh perempuan, selain untuk mendapatkan uang, dan sebagai tanda perempuan sudah dewasa, membuat tikar juga warisan turun temurun yang harus dijaga untuk anak cucu kedepannya" ungkapnya

0 Response to "Di Mamben, Tikar pandan merupakan tanda perempuan telah cukup umur untuk menikah "

Post a Comment